Dalam menghadapi UMPTN (sekarang bernama SPMB), ada beberapa trik yang perlu diperhatikan oleh calon peserta yaitu “INFORMASI MENGENAI SPMB TERSEBUT” yang meliputi:
1. Mencari sumber informasi tentang SPMB yang benar dan terpecaya.
2. Mencari tahu waktu dan tempat pembelian formulir..
3. mengetahui cara mengisi formulir,proses pendaftaran, beserta persyaratannya.
4. Mengetahui Waktu dan tempat penyelenggaraan SPMB..


Tes SPMB banyak menguras energi dan konsentrasi, karenanya dibutuhkan kondisi fisik yang prima. Untuk itu jagalah kesehatan agar persiapan yang telah dilakukan tidak sia-sia. Tidaklah mudah untuk menjaga stamina fisik, sebab umumnya menjelang tes banyak peserta yang belajar mati-matian dan mencoba menghafal materi-materi yang pernah keluar pada UMPTN/SPMB sebelumnya. Untuk menjaga keseimbangan agar kondisi fisik tetap bugar, maka olah ragalah yang cukup dan teratur, makan makanan yang bergizi dan hindari makanan yang merangsang perut atau tenggorokan sakit.


Persiapan mental atau emosi. Kondisikan emosi agar tetap tenang dengan menghindari perasaan tegang, cemas, khawatir serta takut gagal, sebab perasaan negatif tersebut dikhawatirkan dapat menggangu konsentrasi. Bisa-bisa akan mengalami fikiran buntu saat tes. berzikir dan berdo’a akan sangat membantu tentunya tanpa mengurangi ketelitian dan keseriusan. Anggaplah tes SPMB ini bagaikan Try Out (TO) atau tes-tes lain yang pernah diikuti.


Dua atau tiga hari terakhir, manfaatkanlah untuk mereview atau mengulang materi yang sifatnya hafalan sedang latihan soal yang menyita konsentrasi dan energi sebaiknya dihentikan karena banyak sekali soal-soal yang membutuhkan daya ingat. Sekali lagi perhatikan memori yang paling kuat tertanam adalah yang terakhir kali kita pelajari atau kita ulang, untuk itu manfaatkan waktu akhir menjelang SPMB sebaik-baiknya.


Sejak Anda memperoleh Kartu Tanda Peserta Ujian dari Panitia Ujian Masuk Lokal (PUML), jangan lupa untuk memfotocopy Kartu Tanda Peserta Ujian tersebut, minimal 3 lembar dan disimpan ditempat yang berbeda. Hal ini dimaksudkan bila Kartu Tanda Peserta Ujan yang asli hilang, masih ada foto copynya sehingga akan memudahkan pengurusannya jika kelak Anda lulus ujian SPMB.


Sehari menjelang tes SPMB lakukan survei tempat, lokasi, ruangan ujian. Bagi yang menggunakan fasilitas umum hafalkan rute kendaraanya serta pastikan tidak telat (antisipasi kemacetan). Siapkanlah :

1. Kartu tanda peserta ujian

2. Pulpen

3. Pastikan pensil 2B yang asli (minimum 5 buah yang sudah diraut kedua ujungnya)

4. Rautan

5. Karet penghapus yang lembut dan lunak, tidak kotor

6. Tisu atau sapu tangan terutama bagi yang mudah mengeluarkan keringat

7. Jam tangan

8. (pastikan nomor 1 sampai nomor 8 sudah dimasukkan ke dalam tas)

9. Tidur jangan terlalu malam dan pastikan bisa bangun pagi. Lakukan sholat Subuh dan berdo’alah agar sukses SPMB

10. Mintalah restu dan do’anya Orang Tua/Wali. Cium tangannya

11. Sebelum berangkat bagi yang biasa sarapan pagi, pastikan sudah sarapan pagi.

12. Berangkat lebih awal ketempat ujian, untuk menhindari hal yang tak diinginkan di jalan (macet dll)

Tags: , , ,

on March 1st, 2010

Mutu perguruan Tinggi

Adalah penting bagi calon-calon mahasiswa, terutama bagi lulusan sekolah menengah atas untuk mengetahui dan lebih selektif dalam memilih perguruan tinggi yang banyak berjamur di kota-kota besar. Tiap-tiap perguruan tinggi akan banyak menawarkan bermacam-macam kemudahan dalam proses belajar mengajar, beasiswa, sampai kemudahan untuk mendapatkan gelar. Tawaran-tawaran tersebut adalah hal yang biasa dan bukan suatu jaminan bahwa perguruan tinggi tersebut berkualitas. Tidak semua perguruan tinggi Negeri memiliki mutu yang baik dan banyak pula perguruan tinggi swasta yang bermutu lebih baik dari negeri. Beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan :

  • Banyaknya peminat,dengan melihat banyaknya calon mahasiswa yang berminat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi tersebut dengan program studi tertentu dari tahun ke tahun. Kedisplinan dan ketepatan waktu kelulusan adalah pertimbangan lain.
  • Kualitas Pengajar, dilihat dari banyaknya dosen” yang berpengalaman pada bidangnya, dengan gelar yang tinggi di bidang keilmuan (Professor, Doktor, dll).
  • Link, kerja sama perguruan tinggi dengan lembaga/ instansi baik pemerintah maupun swasta, dalam dan luar negeri. Juga dengan dunia usaha.
  • Alumni, Semakin banyak lulusan yang sukses dan berprestasi , yang berkarya, menduduki jabatan strategis di pemerintahan ataupun swasta, setelah terjun di dunia kerja maupun masyarakat maka semakin baik mutu perguruan tinggi tersebut, karena telah terbukti.
  • Pengabdian Masyarakat, dengan melihat hasil” atau karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Dapat berupa hasil” penelitian, penemuan teknologi tepat guna, dll.

Hal-hal diatas sifatnya umum, baik pada perguruan tinggi yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta. Pada perguruan tinggi swasta di bagi beberapa kriteria untuk menunjukan kualitas pada program studi yang diselenggarakannya, dengan barometer yang telah ditetapkan, seperti fasilitas, rasio dosen dengan mahasiswa, kurikulum dll. Kriteria tersebut disebut dengan akreditasi. Dimulai dari yang paling baik yakni akreditasi A,akreditasi B, akreditasi C. Semakin banyak program studi dengan status A pada suatu perguruan tinggi swasta, maka semakin baik mutunya, bahkan mungkin lebih baik dari perguruan tinggi negeri.

Tags: ,

on March 1st, 2010

Mutu perguruan Tinggi

Adalah penting bagi calon-calon mahasiswa, terutama bagi lulusan sekolah menengah atas untuk mengetahui dan lebih selektif dalam memilih perguruan tinggi yang banyak berjamur di kota-kota besar. Tiap-tiap perguruan tinggi akan banyak menawarkan bermacam-macam kemudahan dalam proses belajar mengajar, beasiswa, sampai kemudahan untuk mendapatkan gelar. Tawaran-tawaran tersebut adalah hal yang biasa dan bukan suatu jaminan bahwa perguruan tinggi tersebut berkualitas. Tidak semua perguruan tinggi Negeri memiliki mutu yang baik dan banyak pula perguruan tinggi swasta yang bermutu lebih baik dari negeri. Beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan :

  • Banyaknya peminat,dengan melihat banyaknya calon mahasiswa yang berminat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi tersebut dengan program studi tertentu dari tahun ke tahun. Kedisplinan dan ketepatan waktu kelulusan adalah pertimbangan lain.
  • Kualitas Pengajar, dilihat dari banyaknya dosen” yang berpengalaman pada bidangnya, dengan gelar yang tinggi di bidang keilmuan (Professor, Doktor, dll).
  • Link, kerja sama perguruan tinggi dengan lembaga/ instansi baik pemerintah maupun swasta, dalam dan luar negeri. Juga dengan dunia usaha.
  • Alumni, Semakin banyak lulusan yang sukses dan berprestasi , yang berkarya, menduduki jabatan strategis di pemerintahan ataupun swasta, setelah terjun di dunia kerja maupun masyarakat maka semakin baik mutu perguruan tinggi tersebut, karena telah terbukti.
  • Pengabdian Masyarakat, dengan melihat hasil” atau karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Dapat berupa hasil” penelitian, penemuan teknologi tepat guna, dll.

Hal-hal diatas sifatnya umum, baik pada perguruan tinggi yang dikelola pemerintah maupun pihak swasta. Pada perguruan tinggi swasta di bagi beberapa kriteria untuk menunjukan kualitas pada program studi yang diselenggarakannya, dengan barometer yang telah ditetapkan, seperti fasilitas, rasio dosen dengan mahasiswa, kurikulum dll. Kriteria tersebut disebut dengan akreditasi. Dimulai dari yang paling baik yakni akreditasi A,akreditasi B, akreditasi C. Semakin banyak program studi dengan status A pada suatu perguruan tinggi swasta, maka semakin baik mutunya, bahkan mungkin lebih baik dari perguruan tinggi negeri.

Tags: , ,